Jakarta — Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, dipastikan absen pada FIFA Matchday Juni 2026. Keputusan ini diambil demi menjaga kondisi fisiknya agar tetap prima untuk kompetisi bersama Sassuolo di Serie A.
Pengumuman resmi disampaikan Jay Idzes melalui akun Instagram pribadinya pada Jumat (29/5/2026). Ia mengaku kecewa karena tak bisa bergabung bersama skuad Garuda, namun menegaskan langkah ini demi pencegahan cedera lebih lanjut.
Alasan Jay Idzes Absen dari Timnas
“Kecewa tidak bisa bersama tim kali ini, tetapi terkadang keputusan terbaik adalah mundur untuk pencegahan dan memastikan Anda sepenuhnya siap untuk hal yang akan datang,” tulis Jay Idzes di Instagramnya.
Cedera tumit yang dialaminya sejak beberapa pekan lalu menjadi alasan utama absennya bek berusia 25 tahun tersebut. Kondisinya terus dipantau oleh tim medis Sassuolo, dan keputusan akhir diambil untuk memulihkan diri secara menyeluruh sebelum kembali beraksi.
Dampak bagi Timnas Indonesia
Absennya Jay Idzes merupakan kehilangan besar bagi Timnas Indonesia. Sebagai kapten sekaligus bek andalan, ia selalu menjadi sosok kunci di lini belakang skuad Garuda. Tanpa kehadirannya, Pelatih John Herdman harus mencari formula pertahanan baru untuk menghadapi dua laga uji coba internasional tersebut.
Pada FIFA Matchday Juni 2026, Timnas Indonesia dijadwalkan menjalani dua pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta. Pasukan Merah Putih lebih dulu akan menghadapi Oman pada 5 Juni 2026, kemudian melawan Mozambik pada 9 Juni 2026.
Persiapan Skuad Garuda Tetap Berjalan
Seluruh pemain yang dipanggil untuk agenda FIFA Matchday Juni 2026 dijadwalkan mulai berkumpul pada Minggu (31/5/2026). Latihan perdana skuad Garuda rencananya akan digelar sehari setelahnya, tepatnya pada Senin (1/6/2026), sebagai persiapan menghadapi dua laga internasional tersebut.
Jay Idzes menutup pernyataannya dengan mendoakan rekan-rekannya sukses bersama Timnas Indonesia. “Semoga sukses kawan-kawan. Selalu mendukung dari jauh,” pungkasnya.
Ketiadaan Jay Idzes tentu menjadi ujian tersendiri bagi pertahanan Timnas Indonesia. Namun, situasi ini juga membuka peluang bagi bek-bek muda lain untuk membuktikan kualitas mereka di level internasional.





