Friday, 29 May 2026

Wisata Gunung Bromo Ditutup Total untuk Ritual Yadnya Kasada 2026

Wisata Gunung Bromo ditutup total untuk ritual Yadnya Kasada 2026

Jakarta — Gunung Bromo dan seluruh kawasan sekitarnya resmi ditutup total untuk aktivitas wisata mulai Sabtu 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB. Penutupan ini berlangsung hingga Selasa 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB demi kelancaran ritual Yadnya Kasada tahun ini.

Penutupan Total untuk Ritual Suci Suku Tengger

Kepala Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) Rudijanta Tjahja Nugraha memastikan bahwa kawasan wisata Gunung Bromo sepenuhnya disterilkan selama masa penutupan. Tidak ada aktivitas wisata yang diperbolehkan masuk ke area taman nasional selama periode tersebut.

“Kawasan Gunung Bromo dan sekitarnya ditutup untuk aktivitas wisata sejak hari Sabtu tanggal 30 Mei 2026 pukul 00.00 WIB sampai dengan hari Selasa tanggal 2 Juni 2026 pukul 23.59 WIB,” ujar Rudijanta.

Akses Masuk Dikendalikan Ketat

Pihak BB TNBTS menerapkan sistem akses masuk yang sangat ketat selama masa penutupan. Hanya masyarakat yang hendak mengikuti ritual Yadnya Kasada dengan identitas sesuai ketentuan yang diizinkan masuk ke kawasan Bromo.

Sementara itu, sehari setelahnya akan difokuskan untuk pemulihan lingkungan. “Tanggal 2 Juni 2026 kawasan hanya terbuka untuk masyarakat dan petugas yang berkepentingan dalam melakukan pembersihan kawasan pasca Yadnya Kasada,” tambah Rudijanta.

Pentingnya Menjaga Kelestarian Alam

Rudijanta menekankan pentingnya menjaga kelestarian alam taman nasional setelah upacara selesai. Bagi para wisatawan yang sudah merencanakan liburan, gerbang wisata akan segera dibuka kembali setelah seluruh rangkaian ritual dan aksi kebersihan rampung.

Yadnya Kasada merupakan upacara adat tahunan suku Tengger yang digelar di Gunung Bromo. Ritual ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Tengger untuk mempererat keimanan dan kebersamaan.

Penutupan kawasan wisata Gunung Bromo untuk kepentingan ritual adat bukan hal baru. Pihak BB TNBTS secara rutin menerapkan kebijakan serupa setiap tahun guna menjaga kelancaran upacara sekaligus memulihkan kondisi ekosistem taman nasional.

Pemerintah DKI Jakarta juga gencar mempromosikan pariwisata Indonesia ke pasar internasional, termasuk ke China, untuk meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke berbagai destinasi wisata nasional.

Di sektor properti, perkembangan pariwisata juga berpengaruh terhadap permintaan hunian di kawasan strategis. Beberapa pengembang besar seperti Astra sedang membangun rumah layak huni di berbagai daerah untuk mendukung pertumbuhan ekonomi regional.

Tak hanya itu, tren pariwisata juga mendorong kreativitas masyarakat dalam mencari peluang bisnis unik, seperti sayembara mencari rumah angker yang pernah digelar komunitas Jepang di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *