Jakarta — Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan menunjukkan ketangguhan luar biasa saat melangkah ke semifinal Singapore Open 2026. Atlet berusia 21 tahun itu menumbangkan wakil Jepang Kodai Naraoka dalam duel yang berlangsung 56 menit di Singapore Indoor Stadium, Jumat (29/5) malam waktu setempat.
Kemenangan ini melanjutkan catatan gemilang Alwi di turnamen BWF Super 750 tersebut. Sebelumnya, Alwi juga sukses menyingkirkan juara dunia asal Tiongkok Shi Yu Qi di babak 16 besar — sebuah kejutan yang menggemparkan dunia bulutangkis.
Alwi Kuasai Gim Pertama sejak Awal
Pertandingan melawan Naraoka dimulai dengan tensi tinggi. Skor sempat imbang 3-3 dan 4-4 di awal gim pertama sebelum Alwi melepaskan tiga poin beruntun untuk unggul 7-4. Keunggulan itu terus terjaga hingga kedudukan 9-6.
Alwi tampil semakin percaya diri seiring berjalannya pertandingan. Tekanan agresif yang diterapkannya membuat Naraoka kesulitan mengembangkan permainan. Memasuki pertengahan gim pertama, Alwi sudah unggul jauh 16-7. Naraoka sempat memperkecil skor menjadi 12-16 lewat lima poin beruntun, namun Alwi bangkit dan menutup gim pertama dengan 21-12.
Konsistensi Alwi Teruji di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Alwi mempertahankan ritme permainannya. Ia melaju cepat untuk meraih poin hingga unggul 6-1, lalu memperlebar jarak menjadi 9-3. Atlet jebolan PB Djarum itu mencapai interval gim kedua dengan keunggulan 11-5.
Pertarungan setelah interval berjalan cukup alot. Naraoka terus berupaya mengejar ketertinggalan, bahkan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 16-16 setelah Alwi beberapa kali melakukan kesalahan pengamatan jatuhnya shuttlecock. Namun, Alwi bangkit dengan smes-smes tajam yang membalikkan keadaan. Ia akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17 di gim kedua.
Penyemangat bagi Dunia Olahraga Indonesia
Kemenangan ini menegaskan potensi besar Alwi Farhan sebagai salah satu tunggal putra terbaik Indonesia di era baru. Pencapaian Alwi seolah menjadi penyemangat tersendiri bagi dunia olahraga nasional, mengingat Timnas Indonesia juga tengah bersiap menghadapi laga-laga penting di FIFA Matchday Juni mendatang meski harus tanpa Jay Idzes yang masih dalam pemulihan cedera.
Di sisi lain, gelaran olahraga internasional seperti Singapore Open dan final Liga Champions PSG versus Arsenal turut menyuguhkan pertandingan-pertandingan berkualitas tinggi yang memacu semangat kompetisi atlet Tanah Air.
Langkah Alwi Farhan di semifinal Singapore Open 2026 akan menjadi sorotan utama pecinta bulutangkis nasional. Dengan modal kemenangan beruntun atas dua lawan kelas dunia, Alwi berpotensi mengakhiri puasa gelar Indonesia di sektor tunggal putra turnamen bergengsi BWF.







