Today

James Riady Ungkap Progres Tak Terduga Proyek Meikarta, Pile 1.836 dari 8.600 Sudah Terpasang

Irfan Hakim

Proyek Meikarta Rusun Subsidi Bangkit Dari Kubur Bos Lippo Ungkap Hal Tak Terduga

Jakarta — Pemerintah RI terus mendorong percepatan pembangunan hunian vertikal bersubsidi di kawasan Meikarta, Cikarang, Bekasi. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan proyek ambisius ini berjalan on schedule, meski tantangan konstruksi di lahan bekas rawa cukup berat.

“Saat ini progres pembangunan masih sesuai rencana dan sudah masuk pada tahapan test pile. Dari total 8.600 pile, saat ini sudah terpasang sebanyak 1.836 pile,” ungkap Maruarar di lokasi proyek pada Minggu (31/5/2026). Pemasangan pondasi tiang pancang menjadi langkah krusial sebelum pembangunan struktur gedung dimulai secara massal. Proyek ini merupakan kelanjutan dari rencana besar yang sempat tertunda dan kini kembali hidup dengan target 141.000 unit rusun subsidi.

Danantara Jadi Motor Pembiayaan

Peran Kementerian PKP dalam proyek ini adalah sebagai regulator dan pembuat kebijakan. Pembiayaan dan pelaksanaan konstruksi ditangani melalui Danantara, sementara tanah seluas 30 hektare di tiga lokasi merupakan hibah dari Lippo Group. Model kolaborasi antara negara dan swasta ini menjadi skema baru dalam pemenuhan hunian subsidi skala besar.

Total hunian yang direncanakan mencapai sekitar 141.000 unit dari tiga lokasi lahan yang telah disiapkan. Proyek ini mengusung konsep hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di kawasan industri terpadu. Di sisi lain, pemerintah juga tengah menyiapkan skema cicilan rumah yang lebih ringan melalui program KPR tenor 40 tahun agar cicilan subsidi bisa turun hingga Rp285 ribu per bulan.

James Riady: Proyek Ini Bisa Dorong GDP Nasional

CEO Lippo Group James Riady turut memberikan respons atas progres pembangunan. Ia menegaskan kesiapan pihaknya menyerahkan kawasan untuk program perumahan nasional.

“Kami sangat menantikan masyarakat yang nantinya akan menghuni rusun subsidi ini. Target kami pembangunan selesai pada Agustus 2028 dan setelah itu akan dilakukan serah terima,” kata James Riady.

Yang menarik, James Riady memaparkan estimasi dampak ekonomi proyek ini terhadap pertumbuhan nasional. “Menurut perhitungan kami, proyek di Meikarta ini bisa menyumbangkan sekitar 0,4 hingga 0,8 persen terhadap GDP sehingga dampaknya sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya. Angka ini tergolong signifikan mengingat skala satu proyek perumahan mampu menggerakkan multiplikator ekonomi yang luas.

Kawasan Industri Terbesar di Asia Tenggara Jadi Magnet

James Riady juga menyoroti potensi kawasan Meikarta sebagai pusat industri terbesar di kawasan regional. “Kawasan sekitar Meikarta ini merupakan salah satu kawasan industri terbesar di Asia Tenggara. Sekitar 50 persen industri di Indonesia berada di sekitar sini dengan ribuan pabrik,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan rusun subsidi menjadi solusi kritis bagi ribuan pekerja pabrik yang selama ini terpaksa menempuh jarak puluhan kilometer setiap hari. “Kita ingin para pekerja pabrik memiliki hunian yang dekat dengan tempat kerjanya sehingga kualitas hidup mereka menjadi lebih baik dan mobilitasnya lebih efisien,” tambahnya. Program hunian subsidi ini sejalan dengan upaya pemerintah mengatasi kebutuhan rusun di kota-kota besar, termasuk proyek 800 unit rusun bantaran rel Senen-Tanah Abang yang ditargetkan rampung pada Juni 2026.

Perizinan Dianggap 100 Persen Siap

Dari sisi pemerintah daerah, Plt. Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja memastikan tidak ada hambatan perizinan yang berarti. “Saat ini proses perizinan sudah masuk di Dinas Cipta Karya dan seluruh persyaratan sudah terpenuhi 100 persen. Secepatnya akan kami keluarkan surat perizinannya agar pembangunan bisa berjalan lebih cepat,” tegasnya.

Timeline pembangunan yang sudah ditetapkan meliputi land clearing pada Februari 2026, groundbreaking pada Maret 2026, pembangunan struktur ke atas mulai Agustus 2026, dan ditargetkan selesai pada Agustus 2028. Dengan terpasangnya 1.836 dari 8.600 pile saat ini, proyek ini menunjukkan laju kemajuan yang patut diapresiasi.

Keberhasilan proyek Meikarta akan menjadi tolak ukur penting bagi program 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah. Jika berjalan sesuai target, ribuan keluarga pekerja industri bisa memiliki hunian layak dengan cicilan terjangkau di kawasan strategis dekat pusat kegiatan ekonomi.

Related Post

Leave a Comment