Jakarta — Harga hunian baru yang terus merangkak naik di kawasan perkotaan membuat banyak keluarga Indonesia beralih strategi. Alih-alih membeli properti baru, mereka memilih merenovasi rumah yang sudah dimiliki untuk meningkatkan kualitas hidup. Tren ini makin kuat dan menjadi magnet bagi industri bahan bangunan serta home living.
Perubahan pola pikir ini memicu lahirnya pameran-pameran besar yang menyasar segmen renovasi. Salah satu yang paling signifikan adalah Renotop Building Expo 2026, yang digelar pada 2-14 Juni 2026 di Lippo Mall Puri, Jakarta Barat. Pameran tahun ini hadir dengan skala lebih luas, mencakup beragam solusi dari material bangunan hingga teknologi rumah pintar.
Kenapa Renovasi Jadi Pilihan Utama?
Biaya membangun rumah baru di ibu kota sudah melampaui kemampuan daya beli sebagian besar masyarakat kelas menengah. Data dari berbagai lembaga survei properti menunjukkan kenaikan harga rumah di kawasan Jabodetabek mencapai dua digit dalam tiga tahun terakhir, seperti yang terungkap dalam Data BPS 2025 yang mengungkap tren baru konsumen properti Jakarta. Situasi ini memaksa pemilik rumah untuk berpikir kreatif.
Renovasi bukan sekadar memperbaiki bagian yang rusak. Saat ini, tren renovasi mencakup penataan ulang ruang, penambahan area kerja dari rumah (work from home), instalasi sistem hemat energi, hingga penerapan konsep ramah lingkungan. Gaya hidup baru pasca-pandemi turut mempercepat pergeseran ini.
Pameran Sebagai Ajang Edukasi dan Inspirasi
Founder Renotop, Silva Fresyllya, menjelaskan bahwa banyak masyarakat masih kebingungan menentukan produk renovasi yang tepat. “Banyak orang ingin renovasi rumah atau upgrade kebutuhan bangunan, tapi masih bingung mulai dari mana dan produk apa yang cocok. Lewat Renotop Building Expo, kami ingin membuat pengalaman belanja bahan bangunan jadi lebih mudah, menyenangkan, dan bisa langsung melihat produknya secara nyata. Kami menghadirkan ke masyarakat luas inspirasi dan solusi bahan bangunan yang inovatif,” ujarnya.
Pameran ini menghadirkan berbagai kategori produk, mulai dari sanitary, cat, plafon, waterproofing, perlengkapan rumah tangga, smart home, hingga material bangunan lainnya. Konsep terintegrasi memungkinkan pengunjung memperoleh semua kebutuhan renovasi dalam satu lokasi. Perkembangan ini sejalan dengan kenaikan harga semen nasional yang mengancam biaya konstruksi perumahan, sehingga solusi renovasi yang efisien makin dibutuhkan.
Promo Hingga 70 Persen Tarik Perhatian Pengunjung
Selain inovasi produk, penyelenggara menawarkan program promosi berupa hadiah langsung untuk pembelian tertentu, flash sale dengan penawaran terbatas, serta diskon harga khusus hingga 70 persen untuk berbagai kategori produk. Potongan harga signifikan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi keluarga yang merencanakan renovasi dengan anggaran terbatas.
Pengunjung juga dapat berkonsultasi langsung dengan teknisi dan tenaga ahli dari berbagai merek peserta pameran. Konsultasi gratis ini membantu masyarakat memperoleh informasi komprehensif sebelum menentukan material dan teknologi yang akan digunakan untuk renovasi maupun pembangunan rumah.
Lokasi Strategis di Tengah Permintaan Home Improvement
Pemilihan Lippo Mall Puri sebagai lokasi penyelenggaraan dinilai tepat. Kawasan Jakarta Barat memiliki aktivitas masyarakat urban yang tinggi dan permintaan home improvement yang terus meningkat, terutama di kalangan keluarga muda dan pemilik rumah yang ingin mempercantik hunian.
Tren renovasi rumah yang terus meningkat ini menunjukkan bahwa pasar properti Indonesia tidak hanya soal membangun yang baru, tetapi juga memperbaiki dan mempercantik yang sudah ada. Dengan hadirnya pameran seperti Renotop Building Expo 2026, masyarakat kini memiliki akses lebih mudah terhadap produk dan solusi renovasi yang inovatif, terjangkau, dan sesuai kebutuhan hunian modern. Melemahnya rupiah terhadap dolar AS juga berpotensi menaikkan harga material bangunan impor, sehingga memanfaatkan promo pameran renovasi menjadi strategi cerdas bagi pemilik rumah.













