Today

5,23 Juta ASN Belum Punya Rumah, BTN Siapkan KPR Fleksibel Tenor 30 Tahun

Program KPR untuk ASN dengan tenor 30 tahun oleh Korpri dan BTN

Jakarta — Sebanyak 5,23 juta aparatur sipil negara (ASN) di Indonesia masih belum memiliki rumah sendiri. Angka ini muncul dari data Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) yang menunjukkan bahwa dari total 6,7 juta ASN, baru 22 persen atau 1,47 juta orang yang sudah punya hunian tetap. Kini, Korpri bersama PT Bank Tabungan Negara (BTN) meluncurkan program perumahan khusus dengan skema KPR ber tenor hingga 30 tahun.

Korpri Resmi Luncurkan Program Perumahan ASN

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) sekaligus Ketua Umum Korpri Zudan Arif Fakrullohresmi mengumumkan program “Perumahan ASN” pada akhir Mei 2026. Program ini menyediakan akses hunian terjangkau bagi PNS maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Zudan menegaskan bahwa kesejahteraan ASN berdampak langsung pada kualitas pelayanan publik. “ASN harus tenang memiliki hunian agar dapat bekerja secara optimal dan fokus melayani masyarakat. Karena itu KORPRI hadir untuk menjembatani kebutuhan ASN melalui program yang konkret dan berkelanjutan,” ujarnya melalui siaran pers, dikutip Jumat (29/5/2026).

BTN Siapkan Skema KPR Fleksibel untuk Abdi Negara

Direktur Utama BTN Nixon L. P. Napitupulu menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyebut ASN sebagai segmen strategis dalam pembiayaan perumahan nasional. BTN bersama Korpri merancang skema kredit pemilikan rumah dengan tenor hingga 30 tahun, termasuk untuk properti non-subsidi.

“Kami ingin memberikan kepastian hunian bagi ASN melalui kebijakan pembiayaan yang lebih fleksibel dan terjangkau,” ujar Nixon.

Target 3 Juta Rumah untuk ASN

Program ini merupakan bagian dari upaya besar pemerintah membangun 3 juta rumah bagi ASN di seluruh Indonesia. Dengan tenor kredit yang lebih panjang dari KPR konvensional, cicilan bulanan ASN diproyeksikan jauh lebih ringan.

Kebijakan ini sejalan dengan wacana perpanjangan tenor KPR hingga 40 tahun yang tengah digodok pemerintah. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bahkan baru saja mengumpulkan para bos pengembang properti untuk membahas skema cicilan jangka panjang tersebut.

Tantangan di Balik Angka 5,23 Juta ASN Tanpa Rumah

Angka 78 persen ASN yang belum memiliki hunian menyoroti persoalan serius dalam kesejahteraan pegawai negeri. Gaji ASN yang kerap kali tidak sebanding dengan harga properti di kota-kota besar menjadi salah satu hambatan utama. Situasi ini juga menggemakan keprihatinan tentang harga rumah yang terus merangkak naik.

Program KPR 30 tahun ini diharapkan bisa menjadi jembatan bagi jutaan abdi negara yang selama ini hanya bisa bermimpi memiliki rumah sendiri. Dengan dukungan BTN sebagai bank milik negara, akses pembiayaan hunian bagi ASN kini terbuka lebar.

Related Post

Leave a Comment