Today

KORPRI Gandeng BTN Bangun 1.400 Rumah ASN di Tangerang, Cicilan Mulai Rp1 Juta

Dewi Anggraeni

KORPRI BTN Program Perumahan ASN 1400 Rumah Tangerang

Jakarta — KORPRI resmi menggagas terobosan besar bagi kesejahteraan aparatur sipil negara di Tanah Air. Organisasi yang menaungi 6,7 juta ASN ini meluncurkan Program Perumahan ASN bekerja sama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Selasa 26 Mei 2026.

Peluncuran digelar di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara, Jakarta. Program bertema “Tinggal Lebih Dekat, Hidup Lebih Maju” ini menjadi jawaban atas fakta mengkhawatirkan: dari total 6,7 juta ASN di Indonesia, hanya 22 persen yang memiliki hunian sendiri. Langkah ini sejalan dengan program KPR tenor 30 tahun untuk ASN yang sebelumnya diinisiasi BTN.

Kawasan Urban Modern Terintegrasi Transportasi

Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa hunian layak bukan sekadar kebutuhan dasar bagi pegawai negeri. Stabilitas kehidupan keluarga ASN secara langsung memengaruhi kualitas pelayanan publik yang mereka berikan.

“ASN harus tenang memiliki hunian agar dapat bekerja optimal. KORPRI hadir menjembatani kebutuhan tersebut melalui program konkret,” tegas Zudan.

Pengembangan tahap awal berlokasi di kawasan Cikoya, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. KORPRI menyiapkan lahan seluas 16 hektare untuk membangun 1.400 unit rumah secara bertahap. Target produksi mencapai 100 unit per bulan, dengan konsep kawasan urban modern yang terintegrasi langsung dengan transportasi publik.

Lokasi strategis ini hanya berjarak sekitar lima menit dari Stasiun Cikoya, memberikan kemudahan akses bagi ASN yang bekerja di kawasan Jabodetabek. Selain Cikoya, pengembangan kedua juga direncanakan di Ciseeng, Bogor, untuk memperluas jangkauan hunian bagi ASN di wilayah penyangga ibu kota.

Cicilan Mulai Rp1 Juta per Bulan

BTN menyiapkan berbagai skema pembiayaan khusus untuk mendukung program ini. Fasilitas Kredit Pemilikan Rumah dengan tenor hingga 30 tahun menjadi salah satu andalan. ASN juga bisa memanfaatkan program rumah subsidi pemerintah melalui sinergi bersama BP Tapera dan FLPP. Hal ini juga mendukung upaya perluasan akses KPR subsidi yang selama ini menjadi fokus pemerintah, termasuk aturan baru SLIK OJK yang mempermohon KPR subsidi.

Melalui skema subsidi, cicilan rumah bisa dimulai dari sekitar Rp1 juta per bulan. Angka ini dirancang agar terjangkau bagi ASN muda maupun golongan menengah yang selama ini terkendala kemampuan finansial untuk memiliki hunian.

Kerja sama KORPRI dan BTN dituangkan dalam nota kesepahaman yang mencakup pembiayaan, layanan perbankan, dan literasi keuangan bagi seluruh anggota ASN di Indonesia.

Program Diharapkan Ter-Replikasi di Seluruh Indonesia

Zudan juga mendesak pengurus KORPRI di berbagai daerah untuk mengembangkan program serupa. Ia berharap konsep perumahan ASN ini bisa direplikasi di luar Jawa, sehingga semakin banyak pegawai negeri di pelosok negeri memiliki hunian layak.

“Kami berharap program ini direplikasi di berbagai daerah. Kami ingin lebih banyak ASN memiliki hunian layak,” tambahnya.

Langkah KORPRI dan BTN ini sejalan dengan program pemerintah yang menargetkan pembangunan jutaan unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sinergi antara organisasi profesi seperti KORPRI dengan lembaga pembiayaan seperti BTN diharapkan menjadi model bagi sektor perumahan rakyat yang terus mendapat dorongan dari berbagai pihak, termasuk bank syariah seperti BSI yang telah menyalurkan Rp747 miliar kredit program perumahan.

Related Post

Leave a Comment