Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI meluncurkan program BRI KPR Solusi untuk memperluas akses masyarakat memiliki hunian. Program ini menawarkan skema pembiayaan properti yang fleksibel, mencakup pembelian aset lelang maupun nonlelang, dengan berbagai pilihan suku bunga kompetitif.
Direktur Consumer Banking BRI Aris Hartanto menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen perusahaan menyediakan solusi keuangan yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. “Melalui BRI KPR Solusi, kami ingin memberikan kemudahan akses pembiayaan dengan proses yang terpercaya, pilihan tenor yang fleksibel, serta suku bunga menarik sehingga masyarakat dapat memiliki hunian maupun aset properti dengan lebih mudah,” ujarnya.
Suku Bunga Beragam Sesuai Kebutuhan
Program yang berlaku hingga 30 Juni 2026 ini menawarkan beberapa skema suku bunga fixed yang dapat dipilih calon nasabah. Untuk segmen Layanan Nasabah Prima, Payroll Perusahaan Kerjasama BRI, dan BRI Group, tersedia bunga fixed mulai dari 2,50 persen untuk periode satu tahun dengan jangka waktu kredit minimal tiga tahun. Langkah ini sejalan dengan komitmen BRI dalam menyalurkan pembiayaan perumahan bagi masyarakat.
Pilihan lain mencakup bunga fixed sebesar 3,45 persen untuk tiga tahun pertama dengan minimum tenor sepuluh tahun. Nasabah juga dapat memilih skema bunga fixed 3,55 persen selama lima tahun dengan minimum tenor lima belas tahun sebelum mengikuti counter rate yang berlaku.
Aset Lelang sebagai Alternatif Investasi
BRI turut memfasilitasi masyarakat yang ingin memanfaatkan aset lelang sebagai alternatif investasi properti. Calon pembeli dapat melihat berbagai pilihan aset yang tersedia melalui situs resmi infolelang.bri.co.id. Platform ini memungkinkan pencarian properti menjadi lebih mudah dan transparan. Konsep lelang properti ini mengingatkan pada tren BTN yang melelang ribuan rumah second dengan harga miring.
Program BRI KPR Solusi terbuka bagi berbagai jenis properti, mulai dari rumah tinggal, apartemen, rumah toko atau ruko, hingga rumah kantor atau rukan. Bagi PNS dan PPPK yang ingin mengajukan KPR, program ini memberikan alternatif pembiayaan yang kompetitif, melengkapi fasilitas KPR tenor 30 tahun yang sudah tersedia.
Kehadiran program ini diharapkan dapat mendorong peningkatan kepemilikan hunian di Indonesia, terutama di tengah kebutuhan rumah yang terus meningkat. BRI berupaya menjadikan produk ini tidak hanya kompetitif dari sisi bunga, tetapi juga memberikan kemudahan dalam proses pengajuan dan pengelolaan kredit.











