Jakarta — PT Asabri (Persero), BUMN pengelola dana pensiun bagi prajurit TNI, anggota Polri, dan ASN di lingkungan pertahanan-keamanan, memperluas program bantuan hunian untuk peserta yang telah memasuki masa purna tugas. Langkah ini menjawab kebutuhan nyata ribuan pensiunan yang masih menempati rumah tidak layak huni. Kondisi ini makin relevan mengingat data menunjukkan ada 5,23 juta ASN belum memiliki rumah sendiri.
Program yang diberi nama Gerakan Peduli Hunian Layak Peserta Asabri (GRIYA) itu bukan sekadar renovasi bangunan. Asabri mendekati rumah-rumah pensiunan di berbagai daerah, memperbaiki sirkulasi udara, menata ulang ruang, hingga meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan hunian.
Rumah Sayuti di Mataram Jadi Contoh Pertama
Sayuti, pensiunan PNS TNI yang terakhir berdinas di Kesdam IX/Udayana di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjadi salah satu penerima manfaat pertama. Rumahnya diperbaiki selama kurang lebih tiga bulan sejak Desember 2025 hingga Februari 2026.
Perbaikan difokuskan pada tiga aspek utama: sirkulasi udara yang selama ini minim, penataan ruang agar lebih fungsional, serta standar keselamatan dan kesehatan hunian. Hasilnya, rumah yang sebelumnya terasa sesak dan lembap kini menjadi jauh lebih nyaman untuk ditempati.
Dukung Asta Cita Prabowo dan SDGs
Direktur Hubungan Kelembagaan PT Asabri (Persero), Jeffry Haryadi P M, menegaskan bahwa program GRIYA menjadi bentuk dukungan perusahaan kepada peserta yang telah mengabdikan diri untuk negara.
“Kami ingin memastikan bahwa peserta yang telah mengabdikan diri untuk negara tetap mendapatkan perhatian dan dukungan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar berupa hunian yang layak di masa purna tugas,” ujar Jeffry di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Program ini juga sejalan dengan asta cita Presiden Prabowo Subianto dalam mendorong pemerataan ekonomi dan pengurangan kemiskinan. Asabri menilai akses terhadap hunian layak menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional yang inklusif sekaligus meningkatkan kualitas hidup para peserta purna tugas. Komitmen ini turut menguatkan upaya pemerintah yang menargetkan 3 juta rumah melalui berbagai program perumahan.
Manfaat Luas bagi Pensiunan di Seluruh Indonesia
GRIYA juga disebut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya poin ke-11 tentang kota dan permukiman berkelanjutan melalui penyediaan hunian yang aman dan layak huni. Program ini menjadi cerminan komitmen BUMN dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, tidak hanya saat aktif bertugas tetapi juga setelah pensiun.
Dengan jumlah peserta Asabri yang mencapai jutaan orang tersebar di berbagai daerah, program GRIYA berpotensi menyentuh ribuan rumah pensiunan yang membutuhkan perbaikan. Setiap renovasi tidak hanya mengubah fisik bangunan tetapi juga mengangkat martabat para pahlawan yang telah mengabdi puluhan tahun untuk pertahanan dan keamanan negara. Dalam konteks pasar properti yang masih berjuang menghadapi penjualan rumah subsidi yang anjlok, program seperti GRIYA menjadi angin segar bagi hunian layak di Indonesia.










