Saturday, 30 May 2026

Komunitas Pemburu Hantu Jepang Incar Rumah Berhantu di Indonesia, Hadiah Rp50 Juta Menanti

Taman Festival Bali yang diyakini berhantu

Jakarta — Sebuah organisasi asal Jepang bernama ANNYA resmi membuka sayembara bagi masyarakat Indonesia untuk merekomendasikan rumah atau bangunan yang dianggap berhantu. Hadiah Rp50 juta menanti siapa pun yang lokasi rekomendasinya terpilih menjadi basis operasi mereka di Tanah Air.

ANNYA bukan sekadar komunitas iseng. Organisasi pimpinan Kenbo Kiriki ini sudah menggelar acara uji nyali di berbagai properti berhantu di Jepang selama enam tahun terakhir. Kini, mereka mengincar pasar Indonesia karena yakin potensi pariwisata horor di negeri ini sangat besar.

Properti Angker Jadi Komoditas Baru

Kiriki menjelaskan bahwa tim ANNYA sudah mengantongi sejumlah kandidat lokasi di Indonesia. Mereka berencana datang langsung untuk melakukan survei dan investigasi sebelum memutuskan membeli atau menyewa properti tersebut. Kriteria utamanya satu: tempat harus benar-benar memiliki reputasi angker atau sejarah kelam.

“Di mana pun tidak masalah asalkan tempat tersebut benar-benar ada hantunya,” ujar Kiriki melalui akun media sosial X @annyaobake yang ramai diperbincangkan warganet.

Bagi pemilik properti yang selama ini kesulitan menjual bangunan bermasalah, peluang ini ibarat angin segar. Rumah yang tak laku karena dianggap angker kini justru memiliki nilai komersial tersendiri. Fenomena ini mengingatkan pada tren serupa di Jepang, di mana properti bersejarah kelam justru diminati komunitas horor internasional. Kisah properti unik juga pernah terjadi di Indonesia, seperti saat rumah Soeharto di Cendana diukur untuk keperluan pajak.

Format Acara Eksklusif Semalam Penuh

ANNYA berencana menggelar acara uji nyali dengan format unik. Peserta akan ditantang menghabiskan waktu semalam dari pukul 21.00 hingga 07.00 pagi di lokasi yang diklaim berhantu. Sistemnya eksklusif: satu kelompok per hari, memastikan pengalaman yang intens dan personal bagi setiap peserta.

Konsep ini bukan hal baru bagi pasar Jepang, di mana acara serupa sudah menjadi bagian dari industri hiburan horor bernilai miliaran yen. Namun, ekspansi ke Indonesia menandai langkah berani ANNYA dalam menjangkau pasar yang lebih besar dan beragam.

Tren pariwisata horor memang makin diminati generasi muda. Banyak komunitas penggemar horor yang aktif di media sosial dan siap merogoh kocek untuk pengalaman supernatural autentik. Kehadiran ANNYA bisa jadi pembuka jalan bagi bisnis serupa yang lebih terorganisir di Indonesia. Tren asing ekspansi ke pasar properti Indonesia bukan hal aneh, mengingat klub pertukaran rumah mewah asal AS sudah lebih dulu merambah Tanah Air.

Dampak untuk Pasar Properti Lokal

Fenomena ini membuka perspektif baru bagi industri properti nasional. Bangunan tak terpakai yang sebelumnya dianggap aset mati kini bisa diubah menjadi venue eksklusif bernilai tinggi. Para developer bahkan bisa mempertimbangkan desain properti dengan elemen cerita mistis sebagai nilai jual tambahan.

Bagi Anda yang memiliki properti bersejarah kelam, ini saatnya mengevaluasi ulang nilainya. Siapa sangka, rumah yang tak berpenghuni karena mitos justru bisa menjadi sumber cuan baru di tengah lesunya pasar properti konvensional. Tren ini membuktikan bahwa di balik setiap masalah selalu ada peluang — termasuk di dunia properti. Potensi serupa juga terlihat dari maraknya pasar rumah second yang belum tergarap optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *