Today

Astra Serahkan 250 Rumah Layak Huni ke Warga Garut, Ekonomi Kopi Ikut Melesat ke Eropa

Olivia Destianti

Astra Bangun Rumah Layak Huni di Garut

Jakarta — PT Astra International Tbk kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat pedesaan. Kali ini, raksasa korporasi nasional itu menyerahkan kunci Rumah Layak Huni (RLH) sekaligus meluncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra Garut di Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kegiatan yang berlangsung pada Kamis, 28 Mei 2026, itu menghadirkan sejumlah pejabat penting. Direktur Penyusunan Sistem Pembiayaan Perumahan dan Kawasan Permukiman Kementerian PKP RI R. Haryo Bekti Martoyoedo turut hadir bersama Bupati Garut Abdusy Syakur Amin. Hadir pula Sekretaris Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat Isma Andini Prihati, Kepala Lembaga Pengembangan Agromaritim dan Akselerasi Innopreneurship IPB Handian Purwawangsa, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, dan Ketua Pengurus Yayasan Dharma Bhakti Astra Rahmat Samulo.

250 Rumah Layak Huni Sudah Dibangun Astra

Program RLH Astra bukan sekadar pembangunan fisik. Perusahaan menargetkan hunian bagi para petani Hutan Karbon Produktif di wilayah Desa Sejahtera Astra. Hingga saat ini, Astra telah membangun sebanyak 250 rumah layak huni di berbagai daerah.

Dari total tersebut, 165 rumah berada di Kabupaten Banyumas dan 85 rumah lainnya di Kabupaten Garut. Di Garut sendiri, penyaluran rumah dilakukan di empat desa, yakni Desa Telaga Wangi, Desa Marga Mulya, Desa Jayamekar, dan Desa Cikandang.

“Program Rumah Layak Huni Astra merupakan bagian dari komitmen Astra dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang lebih aman, sehat, dan nyaman. Astra berharap setiap rumah yang dibangun dapat menjadi ruang tumbuh bagi mimpi, harapan, dan kebersamaan, sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat untuk hari ini dan masa depan Indonesia,” ujar Boy Kelana Soebroto selaku Chief of Corporate Affairs Astra.

EcoBiz Garut: Ekonomi Kopi dari Desa ke Pasar Eropa

Selain menyerahkan RLH, Astra juga meluncurkan EcoBiz Desa Sejahtera Astra Garut. Fasilitas ini dirancang sebagai pusat pengolahan kopi terintegrasi yang menghubungkan petani, koperasi, hingga pembeli dalam satu rantai usaha efisien.

Program ini melibatkan sekitar 3.000 petani kopi dengan luas lahan lebih dari 1.500 hektare. Kapasitas produksi kopi green bean dari kawasan tersebut mencapai ratusan ton. Ke depan, EcoBiz Garut akan berkembang menjadi pusat pembelajaran, wisata edukasi, hingga ruang kolaborasi lintas sektor.

Astra menjalankan program pembinaan kopi di Garut sejak 2020 bersama IPB University. Dari program itu terbentuk dua koperasi utama, yaitu Koperasi Produsen Kopi Mandalagiri dan Koperasi Al Bayyinah Sejahtera. Kedua koperasi berfokus pada pengembangan usaha kopi dan penguatan agroforestry seluas 1.400 hektare.

Program Desa Sejahtera Astra di Garut kini mencakup 10 desa binaan yang terintegrasi dengan program Hutan Karbon dan RLH. Melalui berbagai program tersebut, Astra menjangkau lebih dari 4.000 masyarakat di wilayah Garut dan sekitarnya.

Hasilnya cukup menggembirakan. Pendapatan masyarakat binaan meningkat hingga 328 persen. Bahkan, produk kopi binaan Desa Sejahtera Astra Garut telah berhasil menembus pasar ekspor Eropa.

Astra menilai pengembangan desa berbasis potensi lokal menjadi salah satu strategi penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. Program pembangunan RLH dan EcoBiz Garut juga disebut sejalan dengan cita-cita Astra untuk tumbuh bersama masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.

Dalam konteks pasar properti nasional, kebijakan seperti SLIK yang membuka jalan warga berutang kecil untuk mengajukan KPR subsidi 2026 menjadi berita positif bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Sementara itu, pengembang meminta harga rumah subsidi naik 10 persen akibat biaya konstruksi yang merangkak, menciptakan tantangan baru bagi program perumahan subsidi.

Sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, Astra saat ini memiliki lebih dari 322 anak perusahaan, ventura bersama, dan entitas asosiasi dengan dukungan lebih dari 190 ribu karyawan. Program CSR seperti ini menjadi contoh bagaimana sektor swasta bisa berkontribusi dalam upaya menyediakan hunian terjangkau, seperti BTN Lelang Akbar 2026 yang menjual 10.000 rumah second di bawah harga pasar. Dengan skala operasional yang masif itu, setiap langkah CSR yang diambil perusahaan berpotensi memberikan dampak signifikan bagi masyarakat pedesaan di berbagai penjuru Tanah Air.

Related Post

Leave a Comment