Today

Harga Emas Pegadaian Anjlok, Galeri 24 dan UBS Turun Hingga Rp7.000 per Gram

Dimas Prayoga

Harga emas Pegadaian Antam dan UBS hari ini 4 Juni 2026 banyak yang turun

Jakarta — Harga emas di Pegadaian mengalami penurunan signifikan pada perdagangan Kamis (4/6/2026). Mayoritas produk logam mulia dari tiga merek utama — Galeri 24, Antam, dan UBS — mencatatkan pelemahan harga.

Pecahan emas Galeri 24 ukuran 1 gram kini dibanderol Rp2.763.000. Harga ini turun Rp6.000 dari perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp2.769.000 per gram. Pelemahan serupa juga menimpa produk UBS yang jatuh ke Rp2.824.000 per gram dari Rp2.831.000. Bagi yang sedang merencanakan strategi keuangan jangka panjang, momen ini bisa jadi bahan pertimbangan serius.

Sementara itu, emas Antam mempertahankan posisi di Rp2.885.000 per gram tanpa perubahan dari hari sebelumnya. Kendati stabil, harga ini tetap berada di atas dua rival utamanya.

Faktor Penyebab Pelemahan

Pelemahan harga emas domestik kali ini tidak terlepas dari tekanan pasar global. Harga emas dunia sempat merosot ke level terendah dalam dua bulan lebih, memicu reaksi berantai di pasar lokal.

Bagi investor yang ingin menjual kembali emasnya, Pegadaian juga menawarkan layanan buyback dengan harga yang tentu lebih rendah dari harga beli. Selisih antara harga jual dan beli menjadi pertimbangan penting bagi mereka yang berencana likuidasi aset emas.

Emas vs Properti: Mana yang Lebih Menguntungkan?

Situasi ini memberikan gambaran menarik bagi masyarakat yang sedang merencanakan alokasi aset. Emas konvensional mengalami fluktuasi tajam, sementara sektor properti tetap menunjukkan kestabilan nilai jangka panjang.

Banyak pakar menyarankan untuk tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang. Diversifikasi antara emas dan properti bisa menjadi strategi cerdas. Bagi yang tertarik melihat peluang investasi properti lebih jauh, tren pertumbuhan sektor properti Indonesia yang diprediksi tumbuh 8 persen bisa jadi referensi.

Pilihan investasi kini semakin beragam. Masyarakat harus jeli membaca momentum pasar sebelum mengambil keputusan finansial besar, termasuk dalam memilih antara emas batangan maupun properti sebagai instrumen penyimpan nilai.

Related Post

Leave a Comment