Investor Indonesia Ramai-ramai Incar Properti Australia, Apa Alasannya?
Jun. 5, 2026
Investor Indonesia mulai melirik pasar properti Australia sebagai strategi diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas rupiah.
Today
Jun. 5, 2026
Investor Indonesia mulai melirik pasar properti Australia sebagai strategi diversifikasi aset di tengah ketidakpastian ekonomi global dan volatilitas rupiah.
Jun. 5, 2026
Pasar rumah bekas atau properti sekunder justru menunjukkan pertumbuhan di tengah anjloknya penjualan rumah baru. Gen Z menjadi pemain baru yang menggerakkan permintaan hunian bekas.
Jun. 5, 2026
Tangerang resmi menggeser Jakarta Selatan sebagai destinasi favorit pencari hunian di Indonesia berdasarkan data Rumah123 2026.
Jun. 4, 2026
BTN resmi meluncurkan Lelang Akbar 2026 dengan menawarkan 10.000 unit rumah second di bawah harga pasar. Diskon mencapai 40 persen, ditambah skema KPR BTN Maju dengan bunga mulai 5 persen fixed 5 tahun, uang muka mulai 1 persen, dan tenor hingga 30 tahun.
Jun. 4, 2026
Pemilihan material bangunan yang tepat menjadi kunci utama menentukan masa pakai hunian serta nilai investasinya di masa depan.
Jun. 4, 2026
Sektor properti nasional diproyeksikan tumbuh 8% pada 2026. Tren hunian konsep resort semakin diminati kaum urban yang mencari keseimbangan antara lokasi strategis dan kualitas hidup.
Jun. 4, 2026
Pengembang properti Australia One Global Capital menggelar roadshow di Indonesia untuk mengajak warga berinvestasi properti di Negeri Kanguru. Development pipeline senilai Rp46 triliun.
Jun. 4, 2026
Pameran Megabuild Keramika & Megaproperty 2026 resmi dibuka di NICE PIK 2 Tangerang, menghadirkan konsep 3-in-1 yang menyatukan inovasi material bangunan, teknologi keramik, dan investasi properti dalam satu atap.
CEO Metropolitan Land Anhar Sudradjat menegaskan investasi rumah lebih menguntungkan dari emas dan saham, menangkal tren Gen Z yang lebih memilih menyewa.
Jun. 3, 2026
Pelemahan rupiah justru membuka peluang besar bagi sektor pariwisata. Wisatawan asing dari negara ASEAN berpotensi membanjiri Indonesia karena daya beli mereka meningkat signifikan.