Jakarta — Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menggelar pertemuan strategis dengan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumut Triyoga Laksito di ruang kerja gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (3/6/2026). Dalam pertemuan itu, Bobby menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan sektor jasa keuangan untuk mempercepat Program Tiga Juta Rumah.
Bobby Nasution Minta OJK Percepat Penyaluran KPR Subsidi
Program Tiga Juta Rumah merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Pusat yang bertujuan menyediakan hunian terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Bobby menilai, percepatan program ini membutuhkan kolaborasi lintas sektor, terutama dari lembaga keuangan yang berada di bawah koordinasi OJK. Langkah serupa juga diinisiasi oleh Menteri Ara yang mendatangi BPKP untuk meminta kepastian hukum program perumahan nasional.
“Karena ini merupakan program Pemerintah Pusat yang juga didukung pemerintah daerah, kami berharap ada dukungan dari OJK untuk mempercepat pelaksanaannya. Seperti Program Tiga Juta Rumah, kami juga ikut membantu dan mendukung,” ujar Bobby.
Pemprov Sumut Siapkan Subsidi KPR untuk Masyarakat
Sebagai bentuk kontribusi nyata, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara telah menyiapkan subsidi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bagi warga yang membutuhkan. Namun, Bobby mengakui masih terdapat sejumlah kendala teknis yang memerlukan dukungan penuh dari OJK agar program subsidi dapat berjalan optimal. Kendala ini sejalan dengan tantangan yang dihadapi pengembang terkait melonjaknya harga rumah subsidi akibat pergerakan dolar AS.
Kendala yang dihadapi mencakup proses penyaluran kredit, koordinasi antarlembaga keuangan, serta mekanisme verifikasi calon penerima subsidi. Tanpa sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan OJK, target penyediaan rumah subsidi bagi masyarakat Sumut berpotensi terhambat.
Usulan Forum Kepala Daerah dan Sektor Jasa Keuangan
Bobby juga mengusulkan pembentukan forum pertemuan rutin antara kepala daerah di Sumut dan perwakilan sektor jasa keuangan. Forum ini diharapkan menjadi wadah aspirasi dari tingkat akar rumput sekaligus ruang diskusi program pembangunan dan penguatan ekonomi daerah.
“Hal ini perlu dilakukan agar masukan dari tingkat akar rumput juga bisa didengar. Selain itu, berbagai program pemerintah dan sektor ekonomi yang dapat berjalan bersama bisa kita diskusikan lebih dahulu sehingga pelaksanaannya lebih efektif,” kata Bobby.
Kepala OJK Sumut Berkomitmen Perkuat Sinergi
Di kesempatan yang sama, Kepala OJK Sumut Triyoga Laksito menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Triyoga yang baru menjabat menggantikan Khoirul Muttaqien menyatakan siap menyelaraskan program OJK dengan agenda pembangunan daerah.
“Kami berkomitmen untuk terus menyelaraskan program-program OJK dengan Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten dan Kota. Berbagai kekurangan yang ada akan kami perbaiki agar ke depan sinergi yang terbangun semakin solid,” ujar Triyoga.
Dengan langkah kolaboratif ini, Bobby optimistis Program Tiga Juta Rumah di Sumatera Utara dapat berjalan lebih cepat dan tepat sasaran. Sinergi antara pemerintah daerah dan OJK menjadi kunci utama untuk mewujudkan hunian layak bagi masyarakat yang selama ini sulit mengakses pembiayaan perumahan. Komitmen ini sejalan dengan ambisi besar pemerintah yang juga digelorakan melalui proyek Meikarta yang membangun 141.000 unit rusun subsidi untuk pekerja industri.













