Friday, 29 May 2026

Chairman BP Albert Manifold Dipecat Mendadak, Saham Ambruk 9 Persen

Kantor Pusat BP British Petroleum di Aberdeen, Skotlandia

Jakarta — Chairman BP Albert Manifold dicopot secara mendadak dari jabatannya. Pemecatan ini terjadi hanya delapan bulan setelah ia menjabat, menjadikannya petinggi ketiga yang disingkirkan dari raksasa migas Inggris tersebut dalam tiga tahun terakhir.

Keputusan ini mencengangkan mengingat harga BBM baru saja resmi naik di Indonesia per 29 Mei 2026, yang menunjukkan betapa dinamisnya pasar energi global saat ini.

Manajemen BP menyebut keputusan ini diambil karena masalah tata kelola dan perilaku Manifold sebagai pimpinan perusahaan. Sejumlah sumber internal mengungkap alasan di balik pemecatan yang mengejutkan tersebut.

Pertemuan Diam-diam dengan Investor Aktivis

Dua sumber yang mengetahui pemecatan tersebut menyampaikan kepada Reuters bahwa Manifold bertemu dengan pemegang saham aktivis Elliot Management secara rahasia. Ia tidak memberi tahu langsung anggota dewan lainnya tentang pertemuan itu.

Pertemuan dengan Elliott sebenarnya tidak disembunyikan dari perusahaan. Manifold telah memberi tahu tim hubungan investor BP bahwa ia beberapa kali bertemu Elliott. Namun seluruh interaksi dengan pemegang saham seharusnya dilaporkan kepada dewan sebagai bagian dari pembaruan rutin hubungan investor.

Perilaku Intimidatif terhadap Kolega

Selain pertemuan rahasia, pertemuan Manifold dengan Elliot menambah daftar keluhan mengenai perilaku intimidatif terhadap staf eksekutif maupun pegawai level bawah. Empat sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Manifold bersikap agresif terhadap berbagai kolega di perusahaan sehingga posisinya menjadi tidak dapat dipertahankan.

Meski secara teknis pertemuan tersebut tak melanggar aturan tertentu dan bukan alasan utamanya, tindakan dianggap sepihak dan tidak beritikad baik terhadap anggota dewan lainnya.

Manifold Bantah dan Siap Melawan

Manifold sendiri menyatakan pemecatannya dilakukan tanpa peringatan. Ia membahas pelengseran ini terkait perilaku dan menegaskan siap melawan setiap narasi palsu.

“Apakah mungkin, dalam tekad saya mendorong perubahan terkait biaya, kinerja, neraca, dan komunikasi pemegang saham, saya terlalu keras dan menantang orang secara langsung? Ya, mungkin saja,” katanya dalam sebuah pernyataan pada Kamis (28/5).

“Yang tidak saya terima adalah kebohongan tentang diri saya, maupun orang-orang yang bersembunyi di balik anonimitas saat mengomentari masa kerja saya di BP,” tambahnya.

Saham Anjlok 9 Persen

Imbas pemecatan Manifold, saham BP anjlok hingga 9 persen dan menjadi pukulan bagi upaya manajemen untuk membuktikan bahwa perusahaan telah kembali stabil. Kepergian Manifold menjadi pengunduran diri mendadak atau pemecatan paksa ketiga terhadap petinggi BP dalam tiga tahun terakhir setelah mantan CEO Bernard Looney dan Murray Auchincloss juga disingkirkan.

Pemecatan ini terjadi di tengah volatilitas pasar energi global. Harga minyak dunia baru saja anjlok hampir 17% dalam dua pekan seiring menguatnya harapan gencatan senjata AS-Iran.

BP merekrut Manifold tahun lalu untuk mengawasi upaya memulihkan kepercayaan investor setelah bertahun-tahun perubahan strategi dan kepemimpinan, serta tingginya utang perusahaan. Ia menggantikan Helge Lund.

Elliott Tekan BP Fokus ke Minyak dan Gas

Hedge fund aktivis asal AS, Elliott, tahun lalu mengungkap memiliki lebih dari 5 persen saham BP. Elliott ingin BP memangkas biaya, mengalihkan fokus dan belanja dari proyek energi terbarukan ke minyak dan gas, serta menyederhanakan struktur organisasi perusahaan.

Tekanan terhadap BP juga datang dari dinamika geopolitik. Gencatan senjata 60 hari antara AS dan Iran berpotensi mengubah lanska pasokan minyak global secara signifikan.

Manifold sendiri ingin mempercepat restrukturisasi BP, yang dalam beberapa bulan terakhir telah menerapkan sebagian besar perubahan tersebut. Pemecatan ini memunculkan pertanyaan mengenai kemampuan perusahaan menjalankan strategi pemulihan untuk mendapat dukungan investor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *