Today

BTN Tebar 10.000 Rumah Lelang Seharga 40% Lebih Murah dari Pasar, Begini Cara Dapatkannya

Dimas Prayoga

Lelang Akbar BTN 2026 - 10.000 unit hunian second dijual 40% di bawah harga pasar

Jakarta — PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk meluncurkan program Lelang Akbar BTN 2026 dengan menawarkan 10.000 unit hunian second di berbagai daerah. Program ini menjadi peluang besar bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah dengan harga jauh lebih murah dari pasar.

Seluruh properti yang dilelang ditawarkan dengan potongan harga mencapai 40 persen dari harga pasaran. Tidak hanya rumah tapak, BTN juga menyediakan apartemen, ruko, hingga aset komersial lainnya. Kebijakan ini sejalan dengan tren Program Tenor KPR 40 Tahun yang saat ini menjadi perhatian utama pemerintah.

Lokasi Strategis di Berbagai Daerah

Puluhan ribu hunian yang dilelang tersebar di kawasan Jabodetabek, Pulau Jawa, hingga luar Pulau Jawa. Sebagian besar aset berada di lokasi yang sudah memiliki infrastruktur dan fasilitas publik yang memadai.

SEVP Assets Management BTN Benjamen Sihombing menjelaskan tren rumah second dan aset lelang saat ini semakin diminati masyarakat. Harga yang lebih terjangkau dengan lokasi berkembang menjadi daya tarik utama.

“Melalui Lelang Akbar BTN 2026, kami ingin membuka akses yang lebih luas kepada masyarakat untuk memiliki rumah dengan harga kompetitif sekaligus memperkuat ekosistem transaksi properti second yang lebih sehat, transparan, dan mudah diakses masyarakat di Indonesia,” ujar Benjamen dalam acara Lelang Akbar BTN 2026 di Jakarta, Senin, 25 Mei 2026.

Cara Mengakses Lelang Akbar BTN 2026

Masyarakat bisa mengakses seluruh katalog aset lelang melalui platform Bale Lelang BTN. Platform ini tersedia dalam bentuk website Balelelang.btn.co.id maupun aplikasi mobile Bale by BTN.

Platform ini menghadirkan ekosistem hunian second dan aset lelang mulai dari katalog aset, proses transaksi, hingga dukungan pembiayaan Kredit Pemilikan Rumah atau KPR. Kondisi ini menunjukkan bahwa Pasar Properti Nasional Tetap Stabil meski menghadapi berbagai tekanan ekonomi.

Untuk mendukung pembelian rumah lelang, BTN juga menghadirkan produk KPR BTN Maju dengan bunga mulai 5 persen fixed 5 tahun. Uang muka mulai dari 1 persen dengan tenor hingga 30 tahun.

Target 35 Persen Keberhasilan Lelang

BTN menargetkan tingkat keberhasilan lelang sebesar 35 persen sepanjang 2026. Capaian ini menjadi kelanjutan dari prestasi BTN yang berhasil mencatatkan performa laku lelang tertinggi di antara bank Himbara pada 2025 dengan realisasi mencapai 34,4 persen.

Program ini sejalan dengan dorongan pemerintah dalam mewujudkan Program 3 Juta Rumah. BTN melihat rumah second bukan hanya alternatif investasi, tetapi juga solusi kepemilikan hunian bagi masyarakat di tengah kenaikan harga rumah baru. Sebelumnya, Aturan Baru Agen Properti Wajib Sertifikasi juga diluncurkan untuk memperkuat ekosistem transaksi properti yang lebih profesional.

Penguatan ekosistem rumah second ini diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat, sekaligus menciptakan pasar properti yang lebih sehat dengan pilihan harga yang lebih kompetitif.

Property Expert Panangian Simanungkalit menambahkan masuknya hunian lelang ke pasar melalui Lelang Akbar BTN 2026 berpotensi menjadi salah satu pendorong booming properti dalam beberapa tahun ke depan.

Related Post

Leave a Comment