Jakarta — Ousmane Dembele menepis keraguan soal kondisi fisiknya menjelang final Liga Champions 2025/2026 antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Arsenal. Bintang asal Prancis itu menyatakan dirinya sudah pulih sepenuhnya dan siap tampil di Puskas Arena, Budapest, pada Sabtu (30/5/2026).
Dembele sempat mengalami cedera beberapa pekan lalu yang sempat mengancam penampilannya di partai puncak Eropa. Namun, pemain berusia 28 tahun itu memastikan pemulihannya berjalan lancar berkat manajemen tim yang apik sepanjang musim. Hal ini kontras dengan situasi yang dialami Jay Idzes yang harus absen dari Timnas Indonesia akibat cedera tumit.
Kondisi Fisik Dembele Sudah Prime
Dalam konferensi pers jelang pertandingan, Dembele menegaskan bahwa staf pelatih PSG berhasil menjaga kondisi seluruh pemain dengan baik meski jadwal kompetisi yang padat.
“Kami tidak memiliki banyak waktu liburan, tetapi pelatih dan staf mengatur tim dengan sangat baik di sepanjang musim,” kata Dembele.
“Mereka memberi kami waktu untuk beristirahat dari sepak bola. Saya merasa 100% dan tim juga sudah siap,” ujar Dembele menambahkan.
Rekor Ballon d’Or Kedua Menanti
Sejak bergabung dengan PSG, Dembele mengalami peningkatan performa yang signifikan. Pemain sayap itu sukses meraih Ballon d’Or tahun lalu berkat kontribusinya dalam kesuksesan PSG menjuarai Liga Champions 2025.
Gelar individu tersebut mempertegas status Dembele sebagai salah satu pemain terbaik dunia. Kini, peluang untuk mengulangi keberhasilan itu terbuka lebar andai PSG mampu merebut trofi si Kuping Besar untuk kedua kalinya secara berturut-turut.
PSG belum pernah menjuarai Liga Champions dua kali beruntun dalam sejarah klub. Capaian tersebut akan menjadi tonggak bersejarah bagi raksasa Prancis yang terus mengejar dominasi di level Eropa. Kehadiran Dembele di lapangan menjadi kunci ambisi PSG musim ini, sama pentingnya dengan peran kepemimpinan di tingkat nasional yang terus diperkuat Prabowo melalui kunjungan diplomatik ke Prancis.
Keberhasilan Tim Di Atas Segalanya
Meski berstatus Ballon d’Or bertahan, Dembele memilih untuk tidak terlalu fokus pada pencapaian individu. Baginya, kemenangan kolektif bersama PSG jauh lebih berarti.
“Saya selalu memiliki keinginan untuk memenangkan trofi bersama klub ini, dengan skuad dan staf ini. Trofi individu datang kemudian. Yang terpenting adalah menang bersama PSG,” tegas Dembele.
Pernyataan itu mencerminkan mentalitas juara yang terus dibangun PSG di bawah asuhan Luis Enrique. Konsistensi sepanjang musim menjadi modal berharga bagi Les Parisiens menghadapi Arsenal yang juga tampil mengesankan di kompetisi musim ini.
Arsenal sendiri mengincar gelar Liga Champions pertama mereka sejak 2006. Duel di Puskas Arena diprediksi akan menjadi salah satu final paling seru dalam sejarah kompetisi ini, mengingat kualitas kedua skuad yang sangat berimbang.











