Rusun Subsidi Depok Cicilan Rp1,5 Juta per Bulan, DP Hanya 1 Persen untuk MBR
Jun. 2, 2026
Pemerintah siapkan rusun subsidi di Depok dengan cicilan Rp1,5 juta per bulan, tenor 30 tahun, dan DP hanya 1 persen melalui program FLPP.
Today
Jun. 2, 2026
Pemerintah siapkan rusun subsidi di Depok dengan cicilan Rp1,5 juta per bulan, tenor 30 tahun, dan DP hanya 1 persen melalui program FLPP.
Jun. 2, 2026
CEO Lippo Group James Riady mengklaim harga tanah di Meikarta, Bekasi, sudah mencapai Rp20 juta per meter. Meski demikian, Lippo tetap menyediakan lahan 30 hektare untuk pembangunan 141.000 unit rusun subsidi.
Jun. 2, 2026
Pemerintah bangun 141 ribu unit rusun subsidi di Meikarta Cikarang, Bekasi. Menteri Ara targetkan serah terima kunci September 2026. Ini syarat lengkap dapat unitnya.
Jun. 1, 2026
Pemerintah Indonesia mengkaji rencana perluasan ukuran rusun subsidi hingga 45 meter persegi sebagai bagian dari peningkatan kualitas hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Jun. 1, 2026
Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan proyek rusun subsidi Meikarta tetap on schedule. Berikut syarat lengkap memiliki unit hunian terjangkau di kawasan Cikarang, Bekasi.
Jun. 1, 2026
Pemerintah menyiapkan lahan 45 hektare milik Komdigi di Depok untuk membangun 170 ribu unit rusun subsidi bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah.
Jun. 1, 2026
Proyek rusun subsidi 141.000 unit di Meikarta menunjukkan progres nyata. James Riady mengklaim proyek ini bisa menyumbang 0,4-0,8 persen terhadap PDB Indonesia.
Jun. 1, 2026
Proyek mega hunian vertikal bersubsidi Meikarta di Bekasi berjalan sesuai target. Lippo Group pastikan 141.000 unit rusun selesai Agustus 2028, dengan potensi kontribusi 0,8 persen ke GDP nasional.
May. 31, 2026
Pemerintah mengebut proyek 141.000 unit rusun subsidi Meikarta bagi MBR. Progres pembangunan sudah memasuki tahap test pile dengan target serah terima Agustus 2028.
May. 31, 2026
Proyek rusun subsidi Meikarta memasuki tahap kritis. Menteri PKP Maruarar Sirait memastikan 1.836 dari 8.600 pile sudah terpasang. James Riady mengungkap proyek ini berpotensi menyumbang 0,4-0,8 persen terhadap GDP nasional.