Today

KAI Ubah Stasiun Manggarai Jadi CBD Baru, Rusun MBR Cicilan Rp2,9 Juta per Bulan

Proyek pengembangan TOD Manggarai oleh KAI dengan konsep CBD baru dan hunian vertikal untuk MBR

Jakarta — PT Kereta Api Indonesia (KAI) resmi mengumumkan transformasi besar-besaran kawasan Stasiun Manggarai menjadi central business district (CBD) baru yang disebut bakal menyaingi SCBD. Rencana ambisius ini membawa harapan segar bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) karena disertai proyek hunian vertikal dengan cicilan serendah Rp2,9 juta per bulan.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengungkap detail pengembangan kawasan seluas 62 hektare itu pada Sabtu (23/5/2026). Kawasan tersebut akan mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) yang terintegrasi dengan transportasi publik, kawasan komersial, pusat bisnis, fasilitas olahraga, hingga area hiburan.

Perintah Langsung Presiden Prabowo

Bobby menjelaskan bahwa konsep pengembangan ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, Prabowo meminta agar kawasan tersebut dilengkapi convention hall bintang lima, hotel berkelas premium, dan area leisure setara.

“Jadi, bapak presiden itu berpesan kepada saya, tolong itu didesain menjadi CBD Jakarta yang kedua, yang di situ kalau perlu itu ada convention hall bintang lima, ya, hotel bintang lima, dan kawasan leisure yang bintang lima juga,” ujar Bobby.

Rusun MBR Mulai Rp500 Juta, Cicilan Tetap 30 Tahun

Sisi paling menarik dari proyek ini adalah alokasi hunian layak untuk MBR dan Masyarakat Berpenghasilan Tertentu (MBT). KAI melalui anak usahanya, PT KA Properti Manajemen, akan membangun 1.210 unit hunian di Blok G dengan tipe 36 dan tipe 45.

Harga unit MBR mulai dari Rp500 juta untuk tipe 36 hingga Rp630 juta untuk luasan 45 meter persegi. Selain itu, sebanyak 3.432 unit hunian premium akan berdiri di Blok F dengan konsep yang lebih eksklusif.

Deputy Subsidized Mortgage Division BTN, Umi Hardinajati, memaparkan skema pembiayaannya. Calon pembeli cukup menyiapkan uang muka sebesar 1 persen atau Rp5 juta untuk unit seharga Rp500 juta, dengan plafon kredit Rp495 juta.

“Jadi, kalau tenornya 30 tahun, suku bunga 6 persen itu teman-teman cukup membayar angsuran per bulannya Rp2,9 juta, fix selama 30 tahun. Mau nanti teman-teman naik gaji tiap tahun, mau tiap 5 tahun, angsurannya tetap gitu ya,” ungkap Umi.

Groundbreaking Juli 2026, Rampung Akhir 2027

Proyek hunian vertikal setinggi 24 lantai dengan tujuh tower ini akan dibangun di atas lahan milik KAI seluas 2,1 hektare. Peletakan batu pertama atau groundbreaking direncanakan pada Juli 2026 dan ditargetkan selesai pada akhir 2027.

KAI juga menggandeng sejumlah BUMN untuk mendukung infrastruktur kawasan, mulai dari pasokan listrik, air bersih, gas bumi, hingga akses internet. Seluruh fasilitas penunjang dirancang untuk menjadikan kawasan Manggarai sebagai pusat aktivitas ekonomi baru di Jakarta selatan.

Pengembangan TOD Manggarai ini menambah daftar proyek hunian vertikal berbasis transit yang terus digencarkan pemerintah. Dengan cicilan tetap selama tiga dekade dan harga terjangkau, kawasan ini berpotensi menjadi solusi nyata bagi ribuan warga Jakarta yang selama ini terpinggirkan dari akses hunian layak di pusat kota.

Related Post

Leave a Comment